Kisah Anak Yatim Piatu Karena Covid

Kisah Anak Yatim Piatu Karena Covid Sungguh Menyayat Hati

Dengan masa pandemi yang masih belum berakhir sampai saat ini, bukan hanya membuat banyak orang susah semakin susah. Tapi tingginya angka kematian pun mengakibatkan banyak anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal. Sedangkan tidak semua orang tua bekerja dari rumah, sehingga harus pergi keluar rumah. Itulah mengapa kita sering mendengar kisah anak yatim piatu karena covid.

Meskipun pastinya pemerintah telah memberikan bantuan, tapi tetap saja tidak dapat menghilangkan rasa sedih seorang anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya. Maka dari itu banyak sekali yayasan penyalur donasi untuk bisa memberikan bantuan kepada mereka.

Membludaknya Kasus Covid 19 Di Indonesia

Who yang merupakan singkatan dari world health organization juga turut menanggapi perihal peningkatan kasus Corona di negara Indonesia, terlebih lagi juga masuknya varian baru. Dengan adanya lonjakan kasus tersebut maka who setelah menjalankan Indonesia untuk segera memperketat psbb.

Who telah menyebutkan jika hasil peningkatan drastis dengan keterisian dari tempat tidur di rumah sakit ataupun bed occupancy rasio cukup mengkhawatirkan. Itulah mengapa sampai saat ini, Indonesia masih menerapkan psbb.

Kisah Vino, Anak Yatim Piatu Karena Covid

Vino seorang bocah laki-laki yang masih berada di kelas 3 sekolah dasar, yang bertempatkan di kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Telah menjadi yatim piatu karena kedua orangtuanya sudah meninggal ketika terpapar Corona.

Bahkan ibunya saat meninggal tersebut masih dalam keadaan hamil 5 bulan, dan pada keesokan harinya disusul sang ayah meninggal dunia. Pasangan suami istri tersebut meninggal hanya selang sehari pada saat keduanya telah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Sedangkan untuk fitnes sendiri memang terpapar covid tapi tidak memiliki gejala, sehingga selama kedua orang tuanya di rumah sakit dia pun menjalankan isolasi mandiri. Namun pada saat ini kondisinya sudah sehat, tapi masih sangat terpukul dengan kabar meninggalnya kedua orang tuanya. Kisah anak yatim piatu karena covid seperti ini tentu saja sangat menyayat hati, sehingga membuat siapa pun berbondong-bondong untuk menolong.

Bantuan Kita Untuk Anak Yatim

Bantuan sekecil apapun pada saat pandemi Corona seperti ini memang sangat berarti untuk mereka yang betul-betul membutuhkan. Terlebih lagi pada anak yatim piatu yang kedua orang tuanya meninggal karena terpapar covid.

Terdapat adanya gerakan hari anak yatim, dapat menjadi sebuah momentum yang tepat agar melakukan open donasi. Dengan melakukan operasi seperti ini tidak hanya terbatas dari satu daerah saja, dan dari daerah mana pun bisa melakukan donasi melalui transfer atau pun mengirimkan paket.

Berikut ini merupakan daftar bantuan yang bisa diberikan kepada anak yatim:

  • Pakaian yang masih layak

Pakaian adalah salah satu hal yang paling penting, sehingga memberikan pakaian yang masih layak kepada anak yatim akan membuat mereka merasa senang. Karena mereka merasa mendapatkan baju baru yang selama ini tidak pernah mereka miliki.

Baca Juga : Kehidupan Anak Yatim Piatu di Panti Asuhan

  • Memenuhi kebutuhan sembako

Sembako juga menjadi hal yang paling krusial untuk sebuah yayasan terlebih lagi panti asuhan. Dengan banyaknya anak yang ada di dalam Panti Asuhan tersebut, membuat kebutuhan sembako pun juga semakin tinggi.

Memenuhi kebutuhan sembako bisa mulai dari beras, minyak goreng, mie, telur dan beberapa kebutuhan lain yang masih masuk ke dalam daftar sembako.

Itulah sekilas informasi yang dapat diberikan kepada Anda tentang kisah anak yatim piatu karena covid. Dengan adanya info di atas semoga dapat membuat hati kita semua bergerak dalam membantu anak yatim yang membutuhkan.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *