Jenis Jenis Pengangkatan Anak Sesuai Undang-undang

Jenis Jenis Pengangkatan Anak Sesuai Undang-undang

Jenis Jenis Pengangkatan Anak Sesuai Undang-undang – Seperti yang telah kita ketahui proses dalam pengangkatan anak tidak boleh kita lakukan secara sembarangan. Terlebih lagi terdapat jenis-jenis pengangkatan anak yang harus menyesuaikan dengan undang-undang yang telah berlaku.

Pemerintah sendiri memberlakukan undang-undang dalam adopsi anak bukan semata-mata untuk menyulitkan para calon orang tua. Hal tersebut juga memiliki kaitannya dengan keselamatan anak. Karena jika saja tidak memiliki undang-undang bisa jadi anak akan mereka adopsi oleh calon orang tua yang tidak sesuai dengan persyaratan.

Syarat Pengangkatan Anak

  • Setidaknya minimal telah menjadi pasangan selama 5 tahun.
  • Sedang dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani oleh dokter.
  • Bukankah pasangan sesama jenis.
  • Memiliki minimal usia saat ajukan adopsi sekitar 25 tahun hingga 45 tahun.
  • Memiliki status ekonomi dan sosial yang baik untuk perkembangan anak.

Proses Pengangkatan Anak Adopsi Menurut Hukum Perdata

  • Gunakan hukum perdata

Proses dalam mengangkat anak bisa melalui hukum perdata, karena biasanya melalui proses seperti ini posisi anak akan semakin kuat di dalam keluarga. Dan yang pasti anak pun bisa jauh lebih aman dengan memakai hukum perdata seperti.

Anak yang telah statusnya adopsi secara pengadilan, punya kedudukan yang sama saja dengan anak kandung di dalam keluarga angkatnya. Jadi anak yang telah di adopsi tersebut juga memiliki hak menjadi pewaris harta dari peninggalan orang tua angkatnya. 

Inilah tempat adopsi anak di Bandung di Hari Anak Yatim

Pengangkatan Anak Menurut UU No 23 Tahun 2002

Proses dalam mengangkat anak juga telah tertera pada undang-undang nomor 23 tahun 2002. Yang mana anak angkat merupakan anak yang asuhannya telah teralihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orang tua atau wali sah yang memiliki tanggung jawab atas pendidikan, perawatan serta membesarkan anak tersebut. Peralihan dari wali sebelumnya ke orang tua angkat harus sesuai dengan dasar penetapan pengadilan.

PP No 54 Tahun 2007 Tentang Pengangkatan Anak

Di dalam peraturan ini terdapat berbagai macam pasal tentang mengenai pengangkatan anak. Namun pada intinya, peraturan ini menjelaskan tentang pemindahan hak asuh anak dari orang tua kandung ke orang tua angkat. Kemudian di dalam pasal ini juga menjelaskan orang tua angkat harus menjelaskan asal usul dari anak angkat ketika sudah dewasa nanti. 

UU Tentang Pengangkatan Anak

Jenis-jenis pengangkatan anak harus sesuai dengan undang-undang yang telah berlaku. Jika saja terdapat calon orang tua yang tidak melakukan pengangkatan anak sesuai dengan proses pengadilan. Bisa jadi akan tertuntut untuk mengembalikan anak ke wali sahnya.

Syarat Pengangkatan Anak Di Pengadilan Agama

  • Lampirkan surat permohonan pengangkatan anak
  • FC KTP orang tua anak kandung bermaterai memakai kertas A4.
  • FC KTP pemohon bermaterai memakai kertas A4.
  • Fotocopy nikah dari pemohon adopsi anak permata.
  • Melampirkan surat rekomendasi dari dinas sosial.

Tujuan Pengangkatan Anak

  • Tidak harapkan balas jasa

Tujuan dari pengangkatan anak bukanlah untuk menerima kembali balas jasa dari si anak angkat tersebut. Namun orang tua angkat memiliki tujuan untuk bisa melimpahkan rasa kasih sayang kepada anaknya.

  • Bertanggung jawab dalam asuhan

Tujuan lainnya adalah agar anak angkat bisa hidup dengan mandiri karena memiliki asuhan yang baik dari orangtua angkatnya.

Pengertian Pengangkatan Anak

Hak asuh anak akan di alihkan kepada calon orang tua angkat. Hak asuh ini meliputi tanggung jawab orang tua kepada anaknya seperti membiayai kehidupan, membiayai sekolah dan juga memberikan kasih sayang kepada mereka.

Dengan penjelasan dari jenis-jenis pengangkatan anak di atas, maka Anda harus menyesuaikan dengan undang-undang yang telah berlaku. Dengan begitu proses dari pengangkatan anak akan sah dimata hukum dan juga agama.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *