Hukum Menyantuni Anak Yatim Tapi Lewat Kotak Amal Di Pinggir Jalan
|

Hukum Menyantuni Anak Yatim Tapi Lewat Kotak Amal Di Pinggir Jalan

Pastinya Anda pernah melihat bukan jika terdapat beberapa orang yang mencari santunan melalui kotak amal. Bahkan biasanya kegiatan ini dilakukan di pinggir jalan, cara seperti ini sering dilakukan karena dirasa jauh lebih mudah untuk mendapatkan santunan dari pengguna jalan raya. Lalu hukum menyantuni anak yatim tapi lewat kotak amal di pinggir jalan bagaimana ya?.

Sebetulnya tidak ada salahnya menyantuni anak yatim melalui cara apa pun. Yang paling penting cara yang digunakan baik ataupun sesuai dengan ajaran agama Islam. Berikut ini adalah cara bersedekah yang sangat dianjurkan oleh agama:

Cara Bersedekah Kepada Anak Yatim

  • Bersedekah tidak dengan niat pamer

Melakukan dengan ikhlas yang juga Karena Allah SWT, sedekah tersebut tidak dicampuri dengan riya’ atau pun ingin dipuji oleh orang. Telah disampaikan pada hadis riwayat Bukhari, dari Umar bin Khattab, “saya mendengar jika nabi Muhammad SAW bersabda, sebetulnya setiap amal yang disertai dengan niat maka seseorang tersebut pasti akan memperoleh apa yang telah diniatkan sebelumnya.”

  • Sedekah dengan memakai harta yang baik dan halal

Tentu saja sedekah yang paling bagus menggunakan harta halal dan juga baik, yaitu bukan harta dari hasil curian. Perihal ini telah dijelaskan pada firman Allah yaitu pada surat Al Baqarah ayat 267. 

“hai orang beriman, menafkahkan sebagian harta yang berasal dari usahamu pada jalan Allah. Tapi janganlah kamu memilih yang buruk-buruk kemudian dinafkahkan pada orang yang membutuhkan. Sesungguhnya Allah merupakan zat yang maha kaya serta maha terpuji.”

  • Harta terbaik dan paling disukai  

Hukum menyantuni anak yatim tapi lewat kotak amal di pinggir jalan? Adalah pertanyaan yang cukup bagus. Tentu saja hukumnya boleh dilakukan tapi di dalam agama Islam dalam memberikan santunan harus menggunakan harta terbaik atau yang paling disukai.

Hal ini pun sudah ada keterangannya dalam Quran surat Ali Imron ayat 92. Dimana Allah akan lebih suka jika seseorang menyedekahkan sebagian hartanya dari harta yang paling ia cintai.

  • Tidak punya maksud ingin dapat balasan yang lebih

Saat memberi bantuan kepada orang lain jangan pernah memiliki maksud untuk bisa mendapatkan balasan yang jauh lebih banyak. Hal ini secara tidak langsung juga menjadi sedekah yang dilakukan dengan cara yang salah atau tidak ikhlas.

Anak Yatim Yang Berhak Menerima Santunan

  • Anak Yang Masih Belum Baligh

Sebetulnya tidak semua anak yatim bisa memperoleh santunan, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan hak tersebut. Salah satunya adalah anak yang masih di bawah umur atau belum baligh. 

Pada usia ini seorang anak tentu masih belum bisa menghidupi dirinya sendiri. Sehingga dia akan membutuhkan uluran tangan dari kita semua agar kehidupannya menjadi lebih baik. Entah itu dari segi pendidikannya, ataupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.

  • Tidak memiliki saudara atau kerabat yang dapat menolong

Nah, ini juga menjadi salah satu alasan kenapa anak yatim masuk ke dalam kategori orang yang perlu ditolong. Jika memang tidak memiliki saudara atau kerabat yang mampu membantu atau memenuhi kehidupannya. Maka tentu wajib memperoleh santunan penuh dari seorang donatur.

  • Tidak lahir dalam keluarga yang berada

Tidak ada maksud untuk membedakan tapi jika bisa cobalah untuk melihat bagaimana latar belakang dari anak yatim. Untuk dapat melihat apakah mereka cocok untuk mendapatkan santan atau tidak. Jika memang anak tersebut ditinggali warisan dengan harta yang melimpah kemudian sang Ibu juga mampu mengelola harta ataupun memenuhi kehidupannya sendiri. Maka tidak wajib diberi santunan.

Zakat Untuk Anak Yatim Dari Penghasilan

  • Penjelasan zakat untuk anak yatim

Apakah anak yatim bisa menerima zakat penghasilan? Dari penjelasan imam abu bakar Al Husaini Al Husni as Syafi’i. Yang juga berada pada kitab kifayatul Akhyar di dalam bab zakat. 

Anak yatim yang masih dibawah umur, yang tidak akan mampu menghidupi dirinya sendiri. Sebagian ulama mengatakan tidak wajib diberikan zakat. Sebab telah tercukupi bagian anak yatim tersebut dari ghanimah atau harta rampasan dari orang kafir.

Sebagian juga memiliki pendapat, dan ini yang paling shohih, di mana untuk pemberian zakat yang ditujukan kepada anak yatim akan disalurkan kepada pembina ataupun orang yang merawatnya. Dari sini bisa disimpulkan jika pemberian zakat fitrah kepada anak yatim pun diperbolehkan. Selama hal tersebut sudah memenuhi persyaratan sebagai mustahiq, contohnya seperti fakir miskin, tidak bisa menafkahi keluarga dikarenakan sesuatu hal, belum mandiri dan alasan lainnya.

Berapa Hak Anak Yatim Dari Harta Kita

  • Jumlah Zakat Diberikan Ke Anak Yatim

Jumlah zakat yang bisa diberikan kepada anak yatim hampir sama jumlahnya dengan kaum dhuafa. Yaitu dengan nilai 2,5% dari pendapatan total.  

Dengan adanya penjelasan mengenai hukum menyantuni anak yatim tapi lewat kotak amal di pinggir jalan. Serta aneka ragam hukum pemberian zakat kepada anak yatim, jangan pernah untuk tidak memberikan bantuan kepada mereka. Sebab Allah pun juga sudah memberikan janji yang setimpal untuk orang-orang yang mampu memenuhi kebutuhan anak yatim.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *