Anak Yatim Yang Bagaimana Yang Seharusnya Disantuni
|

Anak Yatim Yang Bagaimana Yang Seharusnya Disantuni? Simak Penjelasannya Berikut

Beberapa umat Islam merasa kebingungan jika ingin menyantuni anak yatim. Terdapat beberapa penjelasan yang mengatakan jika anak yatim sudah masuk ke dalam umur dewasa maka sudah tidak lagi punya hak mendapatkan santunan. Lalu anak yatim yang bagaimana yang seharusnya disantuni?.

Nah, di bawah ini adalah penjelasan yang perlu Anda pahami dengan baik. Sehingga langkah yang diambil tidak salah dalam menyantuni anak yatim yang memang sangat membutuhkan uluran tangan kita.

Bagaimana Jika Anak Yatim Tidak Pernah Sholat Dan Puasa Tidak Sholeh

  • Menolong dengan ikhlas

Lalu bagaimana jika anak yatim tersebut tidak sholeh, tidak menjalankan puasa bahkan shalat lima waktu tidak dikerjakan. Sebetulnya hal seperti ini akan menjadi tanggung jawabnya sendiri dengan Allah SWT.

Sehingga, jika memang Anda memiliki niatan untuk membantunya dalam segi kebutuhan dan lain sebagainya. Maka sekiranya tidak perlu memikirkan hal tersebut. Pastikan Anda selalu ikhlas untuk menolong sesama tanpa keinginan mendapatkan imbalan.

  • Kewajiban kita untuk mengajari anak yatim

Dikarenakan mereka para anak yatim tidak memiliki orang tua yang lengkap, sehingga di rumah pun mereka jarang mendapatkan ilmu agama yang harusnya diberikan oleh orang tuanya. Itulah pentingnya Anda sebagai orang terdekat untuk memberikan pelajaran atau pengertian kepada mereka pentingnya beribadah.

Dengan begitu ia pun bisa menjadi anak sholeh dan mendoakan kedua orang tuanya. Jangan sampai anak yatim yang ada di sekitar Anda tidak diperhatikan dengan baik sehingga hal-hal seperti ini terjadi di kehidupan mereka.

Kelebihan Dan Kekurangan Anak Yatim

  • Kelebihan dari anak yatim

Kelebihan anak yatim adalah punya kedudukan istimewa di hadapan Allah SWT. Sehingga siapa pun yang menyakiti hati anak yatim tentu akan dilaknat oleh Allah.

  • Kekurangan dari anak yatim

Mereka tidak sama dengan anak-anak yang memiliki orang tua lengkap. Para anak yatim tidak bisa merasakan kasih sayang dari ayah atau Ibu mereka. 

Batasan Umur Anak Yatim

  • Sudah masuk baligh

Ketika terdapat anak yang ditinggal mati oleh ayahnya namun pada saat itu ia masih belum baligh maka dikategorikan menjadi anak yatim yang juga sangat wajib untuk disantuni. Karena anak tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga memerlukan kepangan dari orang lain.

Jika ada yang mempertanyakan anak yatim yang bagaimana yang seharusnya disantuni maka jawabannya adalah mereka yang masih belum baligh. Dan ini bisa menjadi batas umur dari anak yatim, sehingga ketika mereka sudah baligh atau mampu mengelola hartanya maka sudah tidak wajib untuk disantuni.

Kenapa Anak Yatim Dimuliakan

  • Jauh dari Adzab Allah

Inilah alasan kenapa anak yatim sangat dimuliakan sebab siapa pun yang mampu menyenangkan hati orang lain, maka dijauhkan dari azab Allah. Bahkan mereka bisa meninggal dunia dengan keadaan yang baik yang selalu diharapkan oleh setiap umat Islam.

Seperti hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Tabrani, menerangkan jika Allah mengutus nabi Muhammad dengan kebenaran di hari kiamat. Allah SWT tidak akan memberikan azab kepada orang yang bersikap ramah atau memberikan kasih sayang kepada anak yatim.

  • Mendapat Pertolongan Allah

Di dalam ajaran agama Islam perbuatan baik tentu akan memperoleh ganjaran yang baik pula. Tak terkecuali ketika Anda menolong anak yatim. Hal ini pun juga sudah sesuai dengan janji Allah jika orang yang mampu berbuat baik akan selalu mendapatkan pertolongannya.

Apakah Anak Piatu Berhak Menerima Santunan

Anak yatim ataupun anak piatu sama-sama memiliki hak untuk mendapatkan santunan dari orang-orang yang memiliki Harta berlimpah. Kalau membicarakan seperti apa bentuk santunan yang dapat diberikan? Maka berikut ini adalah daftar contoh santunan yang bisa diberikan kepada mereka:

  • Membantu biaya sekolah

Anak yatim atau anak piatu meskipun tidak memiliki orang tua lengkap, masih memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang bagus. Untuk itu Anda bisa menjadi salah satu donatur membantu biaya sekolah mereka.

  • Menyumbangkan baju untuk mereka

Baju adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Karena mereka tidak bisa seperti kita yang mampu membeli baju baru dengan jumlah yang tidak terhitung. Maka tidak ada salahnya jika menyumbangkan baju kepada mereka.

Tidak harus menyumbangkan baju baru, Jika Anda punya baju bekas yang masih sangat layak untuk dipakai. Tentu bisa disumbangkan kepada para anak yatim piatu, sehingga mereka pun tidak kebingungan lagi untuk membeli baju. Sedangkan mereka masih merasa kekurangan dan hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Itulah penjelasan tentang anak yatim yang bagaimana yang seharusnya disantuni. Dengan adanya ulasan tersebut, tentunya Anda sudah memahami dengan detail agar santunan yang diberikan bisa tersalurkan kepada anak yatim yang sangat membutuhkan.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *